Kabupaten Bekasi-Asosiasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Se-Indonesia mulai menguatkan langkah untuk mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di seluruh Tanah Air.

Setelah resmi diluncurkan pada 25 Januari 2026, asosiasi ini langsung mengonsolidasikan jaringan di 38 provinsi.

Zainuddin, perwakilan Asosiasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Se-Indonesia menyatakan, konsolidasi nasional tersebut menjadi modal penting untuk mempercepat kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan DPR RI dan Kementerian Koperasi.

“Kami sudah memiliki jaringan di 38 provinsi yang akan masuk dalam struktur DPW. Selanjutnya kami akan melakukan audiensi ke DPR RI dan Kementerian Koperasi agar asosiasi bisa berperan aktif mempercepat kegiatan KDMP di seluruh Indonesia,” kata Zainuddin, di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Minggu (1/2/2026).

Asosiasi juga menyatakan dukungan terhadap program pemerintah, termasuk kolaborasi KDMP dengan MBG. Kolaborasi ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi desa dan kelurahan secara lebih masif.

“Harapannya, kerja sama Koperasi Merah Putih dengan MBG bisa menghidupkan ekonomi desa dan kelurahan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Se-Indonesia, Tri Wuryantoro, mengungkapkan progres pembangunan dan penguatan kelembagaan KDMP telah mencapai sekitar 40 persen dalam satu bulan pertama.

“Target pemerintah tiga bulan. Saat ini kami sudah mencapai 40 persen, meski ada kendala cuaca dan permodalan. Namun operasional sudah mulai berjalan,” ujar Tri.

Tri menambahkan, asosiasi menargetkan diri menjadi pemasok utama bagi KDMP di seluruh Indonesia sekaligus memperkuat peran koperasi dalam ekonomi kerakyatan.

“KDMP harus memberi pelayanan langsung kepada masyarakat. Bersama mitra seperti MBG, kami ingin berkolaborasi mendukung program pemerintah sebagai Proyek Strategis Nasional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Dukungan terhadap KDMP datang dari pemerintah desa. Kepala Desa Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, sekaligus Ketua Pengawas KDMP, Hj. Tita Komala, S.Pd.I, menyebut KDMP di wilayahnya telah menjadi percontohan dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Kami sangat bangga karena KDMP Desa Kedungwaringin menjadi percontohan. Dengan adanya gerai KDMP, ini menjadi penyemangat bagi kami agar perekonomian masyarakat benar-benar terbantu,” papar Tita.

Ia pun menegaskan, Pemerintah Desa mendukung penuh program KDMP, termasuk melalui penguatan keanggotaan dan pemanfaatan Dana Desa sesuai arahan pemerintah pusat.

By Setyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *